Antara idealis dan Realistis

Siang blogger.😀

Gak tau kapan saya ngeblog dan posting ssuatu di blog yang gak jelas ini, yang pasti pada jam ini entah kenapa aku mau nulis sesuatu.

dari kemaren ada orang yang gak jelas bilang mas mbok di tulis ng blog, ben iso di woco, seorang disono yang bener2 gak jelas, apanya yang mau ditulis? hahaa😀

Yah kawan saat ini ane sedang berada di suatu tempat yang cukup jauh dari rumah, klo dulu bisa 2 jam jogja temanggung bisa sampe rumah klo sekarang? . Sebenernya sih deket juga pake pesawat cepet paling 7 jam sampe jogja tapi yah duitnya itu lhoo Prend!!!😛

Okelah judul postingan ini Antara idealis dan Realistis? op yo?

Sebagai pengingat tulisan ini saya tulis ketika ane nunggu nasi mateng, posisi sekarang di Dong/Dorm 4 CNU Gwangju, habis dari Lab karena disini udah hujan jadi bikin cepet laper, daripada selalu chattingan di facebook yang gak jelas kan lebih mending ngisi blog yang isinya juga gak jelas. Itung2 daripada curhat di facebook yang paling besok ato lusa udah ilang  karena ketumpuk curhatan yang baru, klo di blog kan gak begitu :-*.

Okelah antara idealis dan realistis, saat nunggu nasi mateng saya teringat masa2 SMA dulu berkumpul bareng temen2 rohis, dengan entengnya bilang ayo cepet2 sapa yang nikah paling duluan? yang punya anak paling duluan? sepertinya ini efek kebanyakan baca buku nikah muda hahaa a😀 but i think it’s better😀

Jujur aja, mungkin yang baca ini juga ngrasain masa2 SMA adalah masa2 dimana seseorang akan selalu bercita-cita ato berharap sesuatu yang sangat ideal. Dulu aku selalu berkata dalam hati, Pokoe itu bahasa jawa, klo indonesia ya Pokoknya, Pokoknya aku harus nikah kurang dari 25 tahun. Kudu.

Itulah idealisme saya entah kenapa aku juga kadang bingung mengapa aku spt itu? hahaa, tanda2 spertinya galau nie. Tapi ketika sekarang seiring dengan bertambahnya umur kita akan berpikir secara realistis, bukan berarti berpikir secara realistis itu mengabaikan takdir dan keajaiban Allah. Tapi yang jelas nikah bukanlah suatu hal yang mudah, menikah bukan hanya antara 2 insan tapi 2 keluarga.

Saya sekarang umur 22, padahal program integrated sperti ini katanya sih 4 thn, ya gak tau wa Allahu A’lam moga aj 4 thn bener ato bisa kurang. 22 + 4 aj sudah 26, terus?

guwe harus bilang wow gitu?, yah memang inilah kenyataanya, saat ini jujur saya mulai berpikir realistis, dan yang jelas hanya bisa berusaha semaksimal mungkin, berdoa dan hasil itu semuanya ada di tangan Allah.

Wa’llahu A’lam bisa jadi posisi masih study di sini saya menikah, ato nunggu setelah selesai, itu rahasia Allah, yang pasti saya akan berusaha sebaik mungkin, dan yang jelas nikah itu separuh Agama, klo memang sudah siap segera tunaikan, jangan ditunda2..

ooooo jadi ceritanya ini tulisan curcol gitu?

ya emang kan udah saya bilang dari tadi, daripada curhat di fb mending curhat di blog aj.

moga postingan yang gak jelas ini, bisa menyembuhkan kegalauan saya, amien😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s