Essay Kontribusiku bagi Indonesia LPDP

Hampir sama dengan postingan sebelumnya juga, sepertinya untuk tips menulis essay saya bukan ahlinya, jadi langsung saya post saja ya contoh essay Kontribusiku bagi Indonesia saya.

Silahkan bisa dibaca dibawah ini:

Berdasarkan data BPS tahun 2012, jumlah mahasiswa Indonesia adalah 4,8 juta orang. Jika jumlah tersebut dibandingkan dengan populasi penduduk berusia 19-24 tahun, maka hanya 18,4 persen. Jumlah ini masih tertinggal jauh dibandingkan negara-negara maju. Saya bersyukur karena saya termasuk di dalam 18,4 persen itu. Tuhan memberi kesempatan bagi saya untuk bisa merasakan bangku kuliah. Tidak hanya itu, saya pun bisa merasakan kuliah di luar negeri dengan beasiswa (research scholarship), bahkan selama saya kuliah di Korea saya bisa mengunjungi 6 negara lain untuk seminar (conference). Berdasarkan pengamatan saya, memang benar bahwa kemajuan sebuah negara berbanding lurus dengan kualitas SDM negara itu sendiri. Contohnya adalah Korea Selatan, negara yang luas wilayahnya lebih kecil dari luas pulau jawa, tidak mempunyai sumber daya alam tetapi karena SDMnya berkualitas, negaranya pun menjadi negara yang berkualitas. Berdasarkan data dari Global Education Digest pada tahun 2010 Korea Selatan termasuk negara dengan persentase jumlah sarjana tertinggi di dunia bahkan di samping itu hampir seluruh siswa SMA di Korea Selatan melanjutkan ke perguruan tinggi.

Dalam persoalan pendidikan, pemerintah Indonesia juga sudah berusaha dengan baik untuk meningkatkan kualitas SDM rakyatnya, sebagai contoh seperti program beasiswa LPDP ini, kemudian untuk tingkat S1 ada Bidik Misi dan sebagainya. Tetapi tetap saja karena jumlah penduduk Indonesia yang besar, masih banyak pemuda kita yang belum mendapatkan kesempatan untuk merasakan bangku kuliah atau mungkin bisa merasakan bangku kuliah tetapi harus sambil bekerja karena biaya kuliah yang cukup tinggi. Saya ketika kuliah S1 harus tinggal di Masjid sebagai takmir dan juga banting tulang mencari uang untuk makan karena beasiswa yang saya dapatkan hanya meng-cover uang SPP. Pada akhirnya saya pun sadar yang bernasib seperti saya itu ternyata banyak.

Dari hal itulah, akhir tahun 2014 saya dan beberapa teman alumi dari TIF UIN Sunan Kalijaga berdiskusi di Whatsapp, saat itu saya masih di Korea. Kami­ akhirnya sepakat untuk merintis Beastudi untuk adik-adik kelas kami di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Saat ini donaturnya sudah cukup banyak, rata-rata dari teman satu angkatan. Wadah ini kami beri nama komunitas BelajarSedekah. Saat ini program yang sudah berjalan secara rutin adalah Beasiswa Pandawa (beastudi untuk mahasiswa UIN) dan dropbooks (kami biasanya bekerjasama dengan KKN UGM untuk pembangunan taman baca di Indonesia timur). Pemberian beasiswa ini adalah untuk mereka yang nasibnya seperti saya dulu semasa kuliah S1.  Keahlian saya pun saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Riset saya adalah tentang social computing. Saya memiliki akun Facebook Fanpage dan Twitter yang mempunyai ratusan ribu followers yang biasanya saya gunakan untuk membagi informasi beasiswa dan informasi yang bermanfaat lainnya. Baru-baru ini, kami membuka donasi buku untuk pembangunan taman baca di Sugapa Papua. Saya memposting informasi itu di page saya dan responnya sangat menarik, alhamdulillah, terkumpul cukup banyak buku layak baca dari para donatur.

Saat ini, di samping saya sibuk bekerja, saya masih sering diminta oleh teman-teman di perguruan tinggi, komunitas atau lainnya untuk mengisi seminar mengenai beasiswa. Dua bulan terakhir, saya mengisi seminar beasiswa di tiga tempat yaitu di UIN Jogja, Komunitas Ilmu Berbagi, dan UMY. Memang sudah menjadi karakter dari saya yaitu sangat menyukai sharing, khususnya knowledge sharing. Saya sangat senang ketika ada orang yang dengan informasi yang saya sampaikan dia bisa termotivasi atau dapat mewujudkan keinginannya. Blog, email, dan Facebook saya pun setiap hari ramai pertanyaan mengenai beasiswa. Salah satu hal yang membuat saya bahagia adalah ketika ada yang mengirim email atau chat kemudian mengatakan “Terimakasih mas atas bantuannya, saya sudah di terima di kampus ini dengan beasiswa ini.” Saya hanya ingin banyak adik-adik saya di Indonesia bisa merasakan bangku kuliah bahkan bisa menempuh pendidikan di luar negeri. Saya yakin dengan banyaknya pemuda Indonesia yang berpendidikan, suatu saat kualitas SDM negara kita bisa seperti negara-negara maju dan bisa membangun negeri ini sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa ini. Bagi saya, kebahagiaan adalah ketika apa-apa yang kita punya bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Kaya adalah bukan seberapa banyak yang kita punya, tetapi kaya adalah seberapa banyak yang kita beri. Semoga saya bisa senantiasa berkontribusi untuk negeri ini.

  • Update : saat ini saya juga diminta teman-teman Sahabatbeasiswa untuk menjadi pembina di SB chapter Bogor.
    Kemaren sempet juga mengisi acara Beasiswa di SB Bogor bisa di buka di tautan berikut ini.

Jadi tips dari saya:

  1. Jadilah diri sendiri
  2. Tulis dengan EYD, walaupun konten atau isinya bagus tetap harus sesuai EYD yah.
  3. Jangan mendadak, kalau bisa setelah menulis selah satu atau dua minggu setelah kita lupa kemudian dibaca ulang lagi. Jangan seperti saya yang mendadak.
  4. Minta orang lain untuk membaca essay kita dan minta koreksinya. Nah disini saya minta istri saya untuk mbenerin EYDnya, ternyata banyak juga yang salah, hehee. Jadi banyak yang dibenerin sama istri saya. Jadi silahkan bisa nyari istri dulu bagi yang belum punya #eh #keceplosan. lagiii * lupakan…. keceplosan kok berulang hehehe

Semoga sukses.

Berikut tulisan-tulisan lainya mengenai seleksi LPDP saya:

  1. Page Khusus semua tentang LPDP.
  2. S3 ku mau kemana? 
  3. Essay sukses terbesar dalam hidupku LPDP
  4. Essay kontribusi bagi Indonesia LPDP
  5. Seleksi administrasi LPDP
  6. LGD dan Essay on the spot LPDP
  7. Pengalaman dan Tips lolos seleksi wawancara LPDP
  8. FAQ Beasiswa (Pertanyaan seputar beasiswa)

7 thoughts on “Essay Kontribusiku bagi Indonesia LPDP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s