Seleksi Administrasi LPDP

Awal bulan Juli 2016, terjadi diskusi dengan mertua saya tentang S3 saya mau kemana yang sudah saya tulis disini . Akhirnya setelah diskusi dengan istri, orang tua saya, saya putuskan untuk mencoba mendaftar LPDP hehee. Jujur saja, sebenarnya saya ketika mau memilih LPDP benar-benar berpikir secara matang. Saya sadar, kalau beasiswa ini itu dari uang rakyat, dan ini bukan diberikan secara cuma-cuma, melainkan seperti pinjaman yang nantinya harus dikembalikan ke Indonesia dengan bentuk kontribusi setelah selesai studi. Maka dari itu, karena ini duit rakyat tentu saya harus benar-benar meluruskan niat, dan berniat untuk tidak main-main.

Kemudian bismillah mantap memilih LPDP, saya coba googling tentang jadwal LPDP. Berikut jadwal LPDP untuk tahun 2016.

screen-shot-2016-09-15-at-6-13-54-am

Nah, waduh, ternyata pada saat itu periode III pun sudah sangat mepet dan masalahnya saya belum test TOEFL, toefl saya sudah expired, karena terakhir tes kan tahun 2013 sebelum berangkat ke Korea. Akhirnya saya coba download Booklet LPDP, jadi silahkan bagi teman-teman untuk mendownload buku Panduan LPDP di link ini. Setelah baca buku panduan tersebut saya baru tahu kalau untuk lulusan Luar Negeri yang memakai bahasa inggris bisa langsung mendaftar LPDP tanpa melampirkan sertifikat TOEFL asal sebelum 2 tahun terhitung sejak lulus.

Wah jadi langsung semangat saya, hehee. Akhirnya tanggal 9 Juli saya mendaftar akun LPDP dan mulai mengisi isian LPDP. Ternyata setelah login banyak banget yang harus diisi. Tips dari saya buat teman-teman yaitu jangan mencontoh saya ya, persiapkan baik-baik daftarnya jangan terlalu mendadak🙂.

Saat itu saya juga deg-deg an karena walaupun dulu saya cukup aktif di kampus kemudian punya banyak piagam dan sertifikat tapi saya tidak bisa membuktikannya karena saya kehilangan semua sertifikat itu dulu pas habis ngurus visa di jakarta tahun 2013. Tapi ya bismillah saja.

Isian di LPDP banyak, dari mulai data diri, data keluarga, data sekolah, data organisasi, publikasi dan karya ilmiah, proposal riset bagi yang daftar S3, dan study plan bagi yang daftar S2, semuanya harus di isi lengkap yah. Oh iya harus buat essay juga essay kontribusiku untuk indonesia dan essay sukses terbesar dalam hidupku. Saya juga sudah menulis untuk tips-tips menulis essay baik essay kontribusiku untuk indonesia dan sukese terbesar dalam hidup. Silahkan bisa di klik linknya.

Dokumen-dokumen yang harus di persiapkan:

  1. Proposal penelitian bagi yang mau lanjut S3 dan study plan bagi yang mau lanjut S2.
  2. Ijazah dan transkrip nilai dari pendidikan terakhir. Karena saya mau daftar S3 jadi yang saya upload ijazah dan transkrip S2 saya.
  3. Sertifikat bahasa Asing, untuk kasus saya karena saya tidak punya sertifikat yang paling baru, dan saya memang bisa mendaftar tanpa sertifikat bahasa asing karena sebelumnya S2 saya di LN. Tapi tetap saja di form upload untuk sertifikat bahasa asing (TOEFL atau IELTS) harus di isi. Jadi saya upload ijazah S2 saya (kalau kita baca dengan cermat di buku panduan LPDP ada keterangan sertifikat bahasa asing bisa diganti dengan ijazah bahasa inggris).
  4. Surat Pernyataan sesuai dengan format LPDP, silahkan formatnya dilihat di buku panduan LPDP, ditanda tangani diatas materai.
  5. Surat Ijin Belajar sesuai format LPDP (bagi yang sedang bekerja).
  6. Surat Rekomendasi sesuai format LPDP. Untuk surat rekomendasi ini carilah dosen atau tokoh masyarakat yang benar-benar kenal baik dengan kita. Saya minta rekomendasi dari Pak Agus Mulyanto, M.Kom, beliau dulu menjabat kaprodi Informatik UIN Sunan Kalijaga saat saya masih aktif di organisasi. Jadi beliau tau betul dengan saya, karena saya juga sering berinteraksi dengan beliau.
  7. LOA Conditional / Unconditional yang masih berlaku, bagi yang memiliki LoA diluar Perguruan Tinggi daftar LPDP tidak diperbolehkan mengunggah/upload. Nah untuk LoA saya juga tidak punya hahaha. jadi tidak ada yang saya upload. JADI INTINYA LOA TIDAK WAJIB ADA. Tapi itu bisa menjadi nilai plus bagi yang sudah punya.
  8. Kartu Tanda Penduduk (KTP), ini pas verifikasi dokumen benar-benar jangan sampai ketinggalan ya, kalau ada apa-apa dengan KTP misal hilang dsb harus minta surat pengantar dari capil.
  9. Surat keterangan sehat dan bebas narkoba (maksimal 3 hari selesai), kalau yang mau ke LN harus ada surat keterangan bebas TBC. Semuanya harus dari RS Pemerintah.

Semua dokumen tersebut di scan satu satu kemudian di upload di isian web LPDP. Dokumen-dokumen diatas harus di bawa versi aslinya ketika verifikasi dokumen. Jadi yang diverifikasi hanyalah dokumen-dokumen diatas tidak semua sertifikat (tapi bisa jadi sertifikat bisa di tanyakan oleh interviewer saat wawancara).

Oya untuk masalah LoA, saya belum punya LoA pada saat itu dan baru mulai mencari Professor dengan mengkontak professor satu-satu. Saat saya submit saya sedang menunggu jawaban dari salah satu Professor di SNU (Professor di graph mining), Labnya bagus tapi tidak begitu linier dengan apa yang saya kerjakan di S2. Jadi pada saat itu karena belum dapat jawaban dari SNU (Seoul National University), saya memutuskan untuk menulis SNU di pilihan kampus di form LPDP. Eh ternyata dapat balasan selang beberapa hari setelah saya submit kalau Profnya bilang kalau di Labnya tidak ada riset yang cocok buat saya setelah liat publikasi S2 saya, kata beliau. Jadi seperti itu kawan ketika milih kampus buat S3 hehee.

Setelah semua isian sudah terisi, dan silahkan bisa di check sekali atau dua kali atau berkali-kali apakah semua isian sudah diisi dengan baik. Kalau sudah mantap tinggal submit.

Nah, tinggal nunggu pengumuman untuk seleksi administrasi. Tepat tanggal 27 Juli, pada hari itu saya sering buka-buka email tapi dari pagi belum ada pengumumannya, baru jam 10an malam ada pengumumannya kalau saya lolos seleksi administrasi. (Pengumuman di email dan di SMS juga). Setelah itu kita bisa check di web, dan bisa lihat jadwal untuk wawancara LPDP, essay on the spot, dan LGD LPDP.

lpdp_lolos_administrasi

 

Tips dari saya:

  1. Tulis apa adanya jangan sampai ada pemalsuan data, karena itu akan berakibat fatal
  2. Jangan melakukan pengisian secara mendadak (seperti saya), persiapkanlah jauh-jauh hari kemudian baca berulang lagi ketika selang beberapa hari. Dokumen yang harus di submit juga surat sehat bebas narkoba dan TBC tentu tidak bisa mendadak. Selain itu juga kita harus buat proposal penelitian atau study plan bagi yang mau lanjut S2 belum lagi essay sukses terbesar dalam hidupku dan essay kontribusiku untuk indonesia, tentu semua itu akan sangat susah jika dilakukan mendadak. Hehee. Tapi kalau tipikal teman-teman kayak saya yang deadliner ya silahkan, resiko tanggung penumpang hehe.
  3. Baca Buku Panduan LPDP dengan cermat, semua informasi mengenai pengisian dan lain-lain ada disana.
  4. Untuk essay, proposal penelitian atau studi plan di tulis dengan baik yak disamping isi/kontennya bagus, bahasanya juga sesuai EYD.
  5. LoA tidak harus tapi kalau sudah ada LoA jelas itu lebih baik.

 

Berikut tulisan-tulisan lainya mengenai seleksi LPDP saya:

  1. Page Khusus semua tentang LPDP.
  2. S3 ku mau kemana? 
  3. Essay sukses terbesar dalam hidupku LPDP
  4. Essay kontribusi bagi Indonesia LPDP
  5. Seleksi administrasi LPDP
  6. LGD dan Essay on the spot LPDP
  7. Pengalaman dan Tips lolos seleksi wawancara LPDP
  8. FAQ Beasiswa (Pertanyaan seputar beasiswa)

5 thoughts on “Seleksi Administrasi LPDP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s