PERANG TANPA PEDANG

PERANG TANPA PEDANG

Ghazwul Fikri/Perang pemikiran

Pemikiran/paham supaya bisa bertahan harus ditularkan dan disebarkan. Penyebaran konsep ketuhanan atau kalau dalam istilah islam disebut sebagai dakwah bertujuan agar konsep-konsep tersebut itu tetap bertahan dan eksis dimuka bumi. Setiap pemeluk agama pasti akan mengatakan bahwa konsep ketuhanan di agamanya bukan berasal dari pemikiran manusia melainkan dari Tuhan, buktinya apa? Itulah Iman.

Perang pemikiran/paham itu nyata adanya karena pemikiran bisa menggerakkan. Karena gagasan bisa merubah keadaan.

Hidup itu pilihan, kita terlahir di keluarga apapun, islam, kristen, hindu, budha, konghucu. Itu adalah pemberian Tuhan yang tak bisa kita gugat. Tapi Tuhan memberikan bekal Akal pada manusia untuk berpikir dan memilih. Yang saya pahami dalam agama saya, setelah manusia berusia akil baligh, mereka sudah diberikan kebebasan untuk memilih, mereka bebas menentukan pilihan dengan catatan ia harus siap menanggung konsekuensinya.

Bahkan ketika manusia memilih untuk tidak beragamapun itu adalah pilihan, itu juga merupakan iman bagi pemilihnya yaitu dia percaya kalau tidak ada Tuhan. Pemikiran seperti ini sudah ada sejak lama, salah satu contohnya adalah Charles Darwin yang pada akhirnya mengemukakan teori evolusi.

Beberapa konsep dalam agama ada yang tidak bisa diterima dengan akal, nah itulah iman. Orang yang tidak percaya Tuhan bilang, aku tidak percaya Tuhan karena belum pernah melihatNya dan Tuhan itu tidak masuk akal? Bagi saya, lebih tidak masuk akal lagi kalau semua yang ada di bumi dan di alam raya ini ada tanpa pencipta, ada karena kebetulan.

Kalau kata Gus Mus, Semakin kita banyak belajar, semakin kita tidak kagetan, ada tulisan begini, oh udah pernah baca mah tulisan senada seperti ini, ada pemikiran kekanan, pemikiran ke kiri, pemikiran ke atas, ke bawah dan pemikiran nyelneh-nyelneh lainnya, tidak kaget. Sehingga tidak menjadi manusia kagetan, gampang heboh, dan bingungan.

Siapapun mereka, berapapun usiannya, mau punya pemikiran apapun, gagasan apapun itu silahkan. Yang paling penting jangan sampai berhenti belajar. Karena manusia bisa berubah dengan semakin bertambahnya kapasitas pengetahuan dan semakin bertambahnya pengalaman hidupnya.

Kalau orang-orang sekarang banyak yang menyebarkan pemikiran sepilis (sekularisme, pluralisme, dan liberalisme) dengan bangganya dengan pemikiran tersebut. Kenapa kita takut untuk menyebarkan gagasan keimanan kita?

Sang pecinta sekulerisme akan bilang, ngapain sih masukin agama ke negara, ke politik. Sudah lah agama di gereja saja, di masjid saja. Toh itu orang-orang yang mengaku beragama malah korupsi? Lihat itu negara yang lepas dari agama malah lebih maju?

Sang pecinta pluralisme akan bilang, Tuhan kita satu, jalan bisa banyak, agama apapun sama saja, toh agama juga warisan dari orang tua. Ya sudah kalau begitu, hari ini islam, besok kristen, esoknya lagi budha atau hindu.

Pluralitas/ keberagaman/kebinekaan itu sunatullah/hukum alam. Beragam itu cantik dan tidak harus disamaratakan melainkan harus dijaga, karena sesungguhnya indahnya dunia ini karena perbedaan.

Percaya bahwa agamamu adalah yang paling benar itu tidak masalah malah diharuskan karena itulah iman. Meyakini kebenaran agama yg dianut sebagai agama yg paling benar adalah keharusan. Yang tidak boleh adalah memaksa orng lain untuk masuk keagamanya, mencaci ajaran dan Tuhan agama lain.

Sang pecinta liberalisme akan bilang, nash/teks dalam kitab suci harus tunduk pada akal. Menjadikan akal dan kebebasan sebagai Tuhan. Ngapain Tuhan ngelarang LGBT toh WHO sudah bilang LGBT bukan bagian dari penyakit yang harus ditumpas, itu ngelanggar HAM. Ya sudah saya doakan semoga anak cucunya LGBT.

Sang pecinta radikalisme akan bilang itu bid’ah, sesat, kafir, neraka kepada saudara seagama hanya karena perbedaan pandangan dalam masalah tafsir bahkan ada yang dengan tegas bilang bunuh, cincang, ataupun penggal.

Kalau mereka saja bersemangat untuk menyebarkan gagasan/pemikiran yang mereka imani kenapa kita tidak?

Mari berperang gagasan, ketika tidak setuju dengan gagasan orang lain maka bantahlah dengan gagasanmu bukan cacianmu. Peranglah dalam gagasan.

 

Selamat hari lahir pancasila.

Kita bisa merdeka karena peran para pahlawan yang tak terhitung jumlahnya dan hampir semuanya adalah orang yang beragama, mereka yakin bahwa penjajahan bertentangan dengan perintah Tuhan, sehingga mereka melawan. Oleh karenanya sila pertama bangsa ini-pun sila ketuhanan. Maka membenturkan nasionalisme dengan agama adalah kebodohan jiddan

#Selamat berpuasa #Ramadhan
#Selamat hari lahir pancasila

 

Rischan Mafrur,
Bogor, 1 Juni 2017
Renungan Ba’da Ashr wulan Romadhon

Memaknai arti kehidupan

Menjelang tidur saya biasanya merenung, dari mulai otak saya bisa perpikir sampai sekarangpun saya selalu merenung. Merenung mengenai apa saja yang sudah saya lalukan dan apa yang akan saya lakukan kedepan. Pada akhirnya berujung pada pertanyaan, sebenarnya apa sih tujuan utama dari hidup ini? Yang pada akhirnya pula berakhir pada pertanyaan kenapa sih Tuhan menciptakan saya dan menciptakan begitu banyak manusia di bumi ini?

Mungkin diantara kawan ada yang sering mengalami hal itu. Bagi saya meluangkan waktu untuk merenungi mengenai kehidupan ini itu penting. Karena kita sering lupa, apa sebenarnya tujuan dari hidup kita ini.

Belum lama ini saya dihubungi oleh teman lama saya, dia adalah adik kelas saya. Dulu dia sering datang ke masjid Bendo (Masjid tempat saya tinggal waktu SMA), kita sering ngobrol-ngobrol ngalor ngidul yang tiada ujungnya. Rumahnya deket dengan masjid yang saya tinggali.

Dia menghubungi saya dan menanyakan mengenai makna keikhlasan….

Jadi, belum lama ini teman saya ini dirawat di rumah sakit dan sampai sekarang pun masih rawat jalan. Dia cerdas, dibuktikan dengan diterima di kampus termana di Indonesia, kemudian setelah lulus ternyata dia terindikasi ada semacam benjolan di otaknya, yang intinya harus di operasi.

Belum lama pula, saya mengunjungi teman saya yang juga teman istri saya. Dia laki-laki dan seumuran dengan saya. Sejak umur 6 tahun ginjal dia selalu kumat. Intinya sakitnya itu karena ada bagian kecil semacam saringan diantara ginjal dan kantung kemih yang tidak bekerja secara optimal sehingga ada beberapa zat dari ginjal yang seharusnya tidak terbuang ke kantong kemih tapi terbuang. Ketika kambuh, dia lemes, pucat, badannya bengkak-bengkah. Dia sudah menjalani hal ini sejak dia umur 6 tahun dan sampai sekarang dia masih sabar dengan apa yang terjadi ini.

Saya akhirnya berpikir, dulu waktu kecil sering mendengar kisah para nabi dari mulai

  1. Nabi Ayub yang terkena penyakit sampai istrinya jijik
  2. Nabi Nuh yang anak dan istrinya membangkang dan tidak menuruti nasihatnya
  3. Nabi Lut yang istrinya malah mendukung para pelaku homoseksual
  4. Nabi Ibrahim dengan diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih anaknya, dan meninggalkan anak dan istrinya di padang pasir tandus.
  5. Nabi Yunus yang terlempar di dalam perut ikan
  6. Nabi Yusuf yang begitu ganteng, sehingga digoda oleh istri raja nan cantik.
  7. Nabi Muhammad yang dicaci dimaki, dilempari batu, di tumpuki kotoran unta di punggungnya ketika sholat
  8. Nabi sulaiman yang diberi harta dan kekuasaan yang luar biasa oleh Allah

dan sebagainya…

Dulu waktu kecil saya hanya berusaha mengingat cerita-cerita itu, hanya hafal dalam otak saja tapi belum merasuk pada jiwa. Dengan bertumbuhnya akal dan tentunya makin dewasanya hati, ditambah sering pula melihat dengan mata kepala sendiri mengenai apa-apa yang ada di dunia ini, saya semakin yakin dengan tujuan hidup yang saya yakini.

Semua hal yang terjadi di dunia ini sudah terangkum semua dalam Al Qur’an. Allah sudah memberikan contoh yang begitu banyaknya dalam Al Qur’an, mengenai hal-hal yang akan terjadi dan bagaimana responnya. Andaikata hidup ini dikatakan sebagai ujian, maka Al Qur’an itu adalah kisi-kisinya. Allah sudah memberikan bocoran soalnya sekaligus jawabannya, tinggal kita mau pakai apa tidak.

Semakin saya merenung, saya jadi semakin mengerti akan tujuan hidup ini. Menurut saya inti dari kehidupan ini ada di Al Mulk ayat 2.

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

Bagi saya, Allah itu akan memberikan berbagai kondisi terhadap makhluknya. Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, ada diantara makhluknya yang diberi kondisi penyakit di otaknya, ginjalnya tidak berfungsi dengan baik, istrinya durhaka, kaya raya, gantengnya minta ampun, cuantik dan seksi.

Nah kemudian Allah tinggal lihat saja respon dari makhluknya tadi, kemudian Allah akan melihat yang mana diantara makhluknya yang paling baik amalnya.

Persoalannya, kita manusia ini, sering menganggap bahwa yang disebut sebagai ujian hanyalah misalnya : Miskin, Jelek, Cacat, Sakit, istri durhaka, tidak punya anak, bangkrut dan sebagainya.
Dan menganggap bahwa : Kaya, cantik, ganteng, pintar, merupakan nikmat dari Allah.

Bagi saya semuanya itu adalah ujian dari Allah. Saya menganggap nikmat Allah itu adalah apa-apa yang bisa menjadikan kita dekat dengan Allah, baik itu bentuknya enak menurut manusia seperti kaya, cantik, ganteng atau yang tidak enak dimata manusia seperti miskin, sakit, jelek dan sebagainya.

Banyak orang yang bisa sabar dengan berbagai macam penyakit atau kemiskinan, tapi sedikit manusia yang bisa bersyukur dengan gantengnya, cantiknya, kayanya, kemudian menjadikan semua hal yang diberi oleh Allah tersebut dimanfaatkan di jalan yang Allah kehendaki.

Yah inilah hidup kawans.

Intinya apapun kondisi yang Allah berikan pada kita, tenang saja, kita cari saja kisi-kisinya bagaimana kita harus merespon, agar Allah menerima respon kita, dan menjadikan kita golongan orang-orang yang paling baik amalnya.

Dapat istri dan anak durhaka, tinggal gunakan jawaban dari Nabi Nuh, diberi penyakit tinggal gunakan tipsnya nabi Ayub, di ganggu, dicaci ketika beribadah tinggal gunakan resepnya Nabi Muhammad SAW, ganteng atau cantik tinggal gunakan akhlaqnya Nabi Yusuf, kaya raya dan punya kuasa tinggal gunakan tips dan triknya Nabi sulaiman dan begitu seterusnya.

Jadi, apapun kondisi yang Allah berikan kepada kita, semua adalah kebaikan untuk kita kalau hal tersebut menjadikan kita lebih dekat denganNya dan respon kita sesuai dengan kehendakNya begitu pula sebaliknya.

Saya pun jadi berpikir, apa yang akan terjadi pada saya kedepan ya? tentu saya tak mengetahuinya. Yang pasti, hati saya berkata, kalau saya yang diberi kondisi seperti teman-teman saya tadi, kuatkah saya? Ya Allah…

Semoga Allah selalu memberikan keistiqomahan dalam menjalani kehidupan ini…

Amiiin…

Kenapa Allah tak kunjung mengabulkan doaku?

Tulisan ini adalah karena ada seseorng yg bertanya ke fb saya mengenai persoalan hidupnya, yang ia sudah berdoa begitu lama tapi Allah tak kunjung mengabulkannya, kemudian saya jawab dan jawaban itu saya post disini juga, itung-itung nambahin postingan karena sudah lama tak posting blog 🙂
semoga bermanfaat yah … Ini juga saya post di fb page saya.

Banyak orng mengeluh, sy sudah berusaha, saya sudah berdoa tp kenapa Allah tidak kunjung mengabulkan doa saya?

 
padahal Allah berfirman (ud’uni astajib lakum) berdoalah padaku niscaya aku perkenankan permintaanmu? apakah Allah tidak mendengar doaku? padahal Allah maha mendengar?
 
Banyak orng yg berkeluh kesah spt itu.
 
Baik jadi begini, yg harus di lakukan kita sebagai hambaNya adalah?
 
1. Introspeksi diri, kita membaca alfatihah minimal 5 kali sehari ketika shalat, disana kita baca “iyya kana budu wa iyya kanastain” (“Hanya Engkaulah yang kami ibadahi dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan”) disitu jelas ibadah dulu baru meminta pertolangan, sudahkah kita melakukannya? memenuhi segala perintah Allah dan menjahu semua larangannya, bagaimana dg ibadah wajib kita sudah jalankah?
 
2. Ketika kita merenung persoalan ibadah, mari kita ingat-ingat ada lho hal-hal yang bisa menyebabkan ibadah kita tidak diterima, misal syirik (masih percaya dengan dukun, ramalan dsb), atau makan makanan haram. Masih ingatkah dengan satu kisah sseorng yg terlihat sangat zuhud (bajunya compang-camping), menangis berdoa pd Allah, ibadahnya getol tp Rosul bersabda “Bagaimana Allah akan mengabulkan doanya jika makanan & pakaiannya dari harta yang haram”. Pdhl klo lihat saat ini, ya Rabb. namanya juga akhir zaman ya, subhat ada dimana-mana contoh ya makanan, kadang kita tak tau itu benar-benar halal apa tidak, kemudian Riba (Bunga sudah menjadi hal lumrah di akhir zaman ini) pdhl orng yg memakan Riba tempatnya di neraka.
Nah marilah kita introspeksi lagi dulu…
 
3. Dalam hidup, kita itu tak hanya berinteraksi dg Allah (Tuhan) pencipta kita tp kita juga berinteraksi dg sesama manusia, banyak lho hal2 yg berkaitan dg manusia yg menyebabkan Allah murka dan tidak ridho? misalnya membantah dan durhaka pd orang tua (pdahal kan Ridhollah fi ridhol walidain). Kemudian misalnya kita ternyata sering menyakiti orng lain yg mereka ternyata belum memaafkan kesalahan kita.
 
4. Baiklah klo sudah kita check smuanya, kita kembali ke tugas seorng hamba ketika meminta yaitu ada 3: “1. Berusaha, 2.Berdoa, 3.Tawakal”. Benarkah usaha kita sudah benar-benar maksimal, benarkah doa-doa kita sudah benar-benar maksimal dan tulus, klo sudah bertawakallah, serahkan semuanya pada Allah.
Mintalah padaNya yang terbaik, kita boleh kok minta A, atau B, atau C, tapi yakin itu yang terbaik buat kita?
 
tidak ingatkah dg firman Allah
 
Qs. Al-Baqarah : 216
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”
 
Nah, Allah itu sangat sayang pada hambaNya, Allah itu akan ngasih apa-apa yg hambaNya butuhkan bukan yg hamba inginkan, boleh jadi klo doa kita dikabulkan itu malah akan membuat kita jauh pd Allah.
 
pdhl sebenarnya inti dari doa itu sendiri, inti dari ibadah itu sendiri adalah dekat dengan Allah, iya bukan?. sekarang klo diminta milih dikabulkan doanya trus habis itu lupa dengan Allah, atau spt skrng tiap malam bersujud menangis dan dekat dengan Allah?
 
Masih ingatkan dengan sebuah hadits yaitu ketika Aisyah RA bertanya pd Rosulullah (saat itu Aisyah melihat Rosulullah SAW sholat sampai kakinya bengkak) Wahai Rosulullah, bukankah Allah telah mengampuni semua dosa-dosamu, sudah menjamin surga bagimu tapi kenapa kau masih beribada spt itu?, apa jawab Rosulullah SAW? “Tidak bolehkah aku menjadi hamba yang bersyukur?”
 
5. Jadi, Nikmat dr Allah yg ada pd diri kita itu sudah sangat luar biasa, tp kadang kita terlalu sering melihat keatas tanpa melihat kebawah jadi bawaanya ingin minta mulu, lupa untuk bersyukur, pdhl janji Allah “
“barang siapa yang bersyukur atas nikmatKu maka akan Ku tambah nikmat baginya “
 
Nah mungkin 5 points ini bisa menjawab keluh kesah dari sahabat-sahabat semua 🙂
semoga bermanfaat.. silahkan klo mau dishare jika terasa bermanfaat.
 
“Sungguh, amat mengagumkan keadaan orang mukmin itu, karena semua urusannya itu baik baginya. Bila ia mendapat nikmat (kebahagiaan), dia bersyukur, maka itu menjadi kebaikan baginya. Dan bila ditimpah musibah, dia bersabar, maka itu menjadi kebaikan baginya.” (HR. Muslim).
 
Djogja, 7 January 2016.
Rischan Mafrur

Ramadhan Terakhir di Korea (It could be)

Jadi inget khutbah kemaren, itu saya ambil dari khutbahnya Ust. Yasir Qodhi. Bersumber dari salah satu hadits Rosulullah SAW, bahwa siapa saja yang masih hidup dan Ramadhan datang pdnya akan tetapi Allah tidak mengampuni dosanya maka binasalah dia.

Coba aj dipikir deh, di bulan yang mulia ini Syaithan itu di borgol, Surga di buka lebar2, neraka di tutup rapat2, tiap malam Allah membebaskan ratusan, ribuan bahkan jutaan manusia yg sebelumnya sudah ditepi neraka tp Allah bebaskan dan ampuni.

Kurang apa lagi coba, kita hanya bisa pergi ke surga lho di bulan ini soalnya neraka di tutup, jadi kalau kita dibulan yg mulia ini masih melakukan kemaksiyatan yg perlu kita ingat adalah itu 100% bersumber dari diri kita sendiri, bukan dari bisikan syaitan, nah.. jadi mengapa bulan ramadhan disebut sebagai bulan refleksi diri, karena disaat bulan inilah kita tahu bagaimana diri ini, ktika di bulan ini diri ini baik maka insyaAllah kita masih punya sisi baik, tapi hati2 kalau di bulan ini kita ndak bisa jadi pribadi yang baik, nauzubillah.

Nah.. tak terasa juga bagi saya pribadi, saya sudah dua kali puasa di korea ini, karena puasanya pas summer alias musim panas jadi lama, sahur jam 3 buka jam 8 atau setengah 9. Kalau pas winter bisa pendek banget, winter itu subuhnya saja jam 7 pagi, magrib jam setengah 6 hehe :D.  Sebenarnya masalah lama atau cepat ndak begitu jadi masalah yg jadi masalah disini itu jaga mata, kan pas summer juga, tau sendiri lah gimana cewe korea kalau berbusana hehe :D.

Kembali ke topik, sesuai dengan judul mungkin ramadhan kali ini bisa jadi yg terkahir di korea, tp kita ndak tau sapa tau besok balik lagi kesini hehe, Alhamdulillah saya sudah sidang tgl 1 june 2015 kemaren, jadi inshaAllah tinggal nunggu tanggal pulang dari Professor.

Oya kawan, sbenarnya beassiwa saya disini itu combine alias integrated alias gabungan antara Master dan PhD, tp dikarenakan satu dan lain hal saya memutuskan utk ganti hanya master aj jadi cuman 2 tahun, salah satu alasannya ya… semoga utk S3nya besok bisa di negerinya pangeran charless (mimpi saya sih), dan insyaAllah Allah akan mengabulakannya (khuznudzon kpdNya dg usaha dan doa). Alasan lainya adalah…….. hehe :D, (“semoga ramadhan thn depan sudah ada istri yang menemani sahur dan buka, amiin, hehe“)

Sebenernya berat kawan mau meninggalkan sini 😦 , yg bikin berat itu teman, kita sudah spt keluarga disini, Mas Wasis, Mas Hilmy, temen2 lab yg dr Indo (Pak Gde, Alvin, Agung) dan temen2 dr Indonesia lainya, berat…, dan yang bikin berat lagi itu jamaah masjid, saya mikir aj besok gimana ya Masjid Umar bin Khattab?. apalagi dulu pas sy memutuskan untuk pindah master, tiba2 ustad Agus Amir (sesepuh di Gwangju) datang ke kampus minta ketemu, beliau minta agar sy melanjutkan dg pertimbangan para jamaah di Gwangju. Sedih banget rasanya, beliau juga bilang minimal ada yg nggantiin lah, anak UIN gitu biar bisa jadi tempat bertanya persoalan agama… 😦

Kawans, saya udah share di sebelum2nya kan, spt pertama dtng kesini dulu saya September 2013, eh langsung diminta jadi khattib idul adha, jujur sebernya saya merasa ndak pantas, tp gmn lagi karena disini ndak ada resource. Sedih rasanya,… tp saya yakin InshaAllah nanti akan ada penggantinya, Allah yg menjamin itu.

dan krn alasan itulah kenapa kita membuat Al Kwangju TV channel, tapi sekarang juga sudah mati suri karena crewnya juga sudah habis pada pulang..

Terimakasih juga buat Prof saya (Prof. Choi), disini saya sudah gratis dpt beasiswa, eh sering diminta submit papers ke conference, alhamdulillah jadi bisa jalan2 gratis ke (Hongkong, Jeju Island 3 kali, Guam USA, Bali/sekalian mudik kemaren, dan Tokyo/Japan), nikmat yang sungguh luar biasa. Kalau mau tau lebih tentang jalan2 bisa di baca di menu traveling hehe… karena saya memang suka jalan2 juga :D, inshaAllah besok juga pulang ndak langsung ke Indonesia tp mau mampir2 ke negara sebelah dulu hehe :D, semoga Allah meridhoi.

Khutbah Idul Adha yang sempat direkam, ini thn 2014 bukan 2013,

Offering somethings that you love to Allah (Khutbah Iedul Adha/English-Indonesian)

 

Yah… bismillah, untuk melangkah ke depan, semoga kita senantiasa di rahmati Allah diberi hidayah oleh Allah di berikan kekuatan oleh Allah agar bisa tetap istiqomah dalam menegakkan dienNya.

Semoga diri ini senantiasa menjadi manusia yg bermanfaat dimanapun dan kapanpun juga, amiin..

 

Jamaah Masjid Umar bin Khattab Gwangju, Korea Selatan

 

jamaah-ubk

 

jamaah-ubk2

 

 

Islam di Gwangju Korea Selatan

Nah, udah lama banget tidak nulis, kalau dulu sering nulis di blog tap sekarang karena dipaksa Prof buat nulis report sama papers jadinya jarang nulis blog lagi, 🙂 blog GakJelas tp inshaAllah manfaat soalnya sampai sekarang masih banyak viewersnya, paling banyak ya post tentang Kuliah di Korea ini yg berisi tentang macam macam beasiswa di Korea dan cara mendapatkannya :D.

Nah pada kesempatan ini saya mau nulis mengenai islam di Korea, soalnya sering yang tanya gimana sih islam disini? Nah islam di sini ya alhamdulillah sedang proses berkembang, mualaf sudah mulai banyak, bahkan imam-imam masjid yang asli orang korea juga banyak yang alumni kampus di saudi arabia.

Nah, memang untuk islam disini didominasi oleh imigrant alias temen temen pekerja dan pelajar dari luar korea, tau sendiri lah negara mana paling banyak supplay pekerja di Korea, yup bener Indonesia. Nah indonesia kan mayoritas muslim jadi banyak deh muslim disini. Ndak cuma Indonesia kok, pakistan, mesir, dsb, tak cuma pekerja tapi juga pelajar :).

Nah kemaren saya sebelum ramadhan di wawancarai orang dari GIC (Gwangju International Center) mengenai islam di Gwangju sini, nah postnya disini nih, mari kalau mau dibaca, dlm bahasa Inggris yah :D, oya saya kasih link juga dari chonnam tribune, soalnya sy juga sempat diwawancara oleh salah satu reporter (mahasiswa) Chonnam mengenai mulim Chonnam juga.

Mari disimak disini…

islam_in_gwangju_1

islam_in_gwangju_2

Islam Grows Within Gwangju, 

ada 2 link, silahkan bisa diakses di http://www.gwangjunewsgic.com/online/islam-grows-within-gwangju/ atau disini http://issuu.com/gwangju_news/docs/gn_may_2015_re halaman 28.

Muslim Students Studying at CNU

linknya bisa diakses disini http://tribune.cnumedia.com/news/articleView.html?idxno=12063

muslimcommunity

OKe, semoga bisa menambah informasi yah 😀

Sampai ketemu di tulisan berikutnya.

Cewek Korea Berjilbab | Cantikkk Lhoo :)

Alhamdulillah temen-temen semua Akhirnya kesampaian juga AlKwangju TV untuk ngeliput Tutorial Hijab Korean Version, Keinginan Ini sudah lama muncul sejak saya disini dengan kondisi cewek korea yang klo berpakaian ya tau sendiri lah, sering saya membayangkan andaikan mereka pada pakai jilbab mesti mata ini akan sejuk ketika memandangnya tidak seperti sekarang, klo temenku bilang sih enak dipandang tapi merusak mata hehe..

okkee daripada ngomong mulu mending langsung aj yuuk simak videonya 🙂

 

Jadi gimana nie? temen-temen muslimah indonesia yang masih belum pakai Jilbab, masak kalah sama cewek korea, ayoooo, “Kalau orang korea aja mau berjilbab, terus kamu? ”

Hukum Menutup Aurat adalah Wajib seperti yang Allah Firmankan dalah Surah Al Ahzab: 59

Hai Nabi Katakanlah Kepada Istri-Istrimu,Anak-Anak Perempuanmu Dan Istri-Istri Orang Mukmin: “Hendaklah Mereka Mengulurkan Jilbabnya Ke Seluruh Tubuh Mereka”, Yang Demikian Itu Supaya Mereka Lebih Mudah Untuk Dikenal, Karena Itu Mereka Tidak Diganggu, Dan Alloh Adalah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang. (QS.Al-Ahzaab:59)

Jadi ayooo… yang belum bisa nutup aurat, segera yuukkkk… yang masih (*membungkus aurat) segera di tutup yukk,,,

Great Thanks to “Tika & Nia” (Exchange Student from UNTIRTA)

yang telah membantu banyak dalam peliputan video ini. Semoga Video Ini menjadi Amal bagi temen2 semua yang ikut berpartisipasi dalam pembuatan video ini by (Al Kwangju TV Crew)

Bagi Gwangjuerss yang ingin tau update kami, Tentang Kondisi temen-temen Indonesia yang ada di Korea khususnya Gwangju, kondisi saudara-saudara muslim disini, dsb, jangan lupa untuk subscribe channel ini ya 🙂

http://youtube.com/alkwangju

Oyah AlKwangju juga sudah ada websitenya, twitter dan facebooknya jangan lupa di follow dan like yah :

tw : http://twitter.com/alkwangju

fb : http://facebook.com/alkwangju

web : http://tv.ourmasjid.me

Terimakasih Semoga Bermanfaat

Nantikan video-video Selanjutnya

Bagi temen-temen yang pakai android bisa download Applikasi Al Kwangju TV di sini

Menjaga Kesucian Cinta, Spesial Valentine

Wah kayaknya asik yah klo sudah bahas masalah cinta hehe, saya cuman berpikir aj apa besok ketika aq pulang ke Indonesia, di indonesia sudah sperti di korea ini ya? pemuda pemudi pada gak malu ciuman di taman, yah namanya aja negara bebas gak ada agama pula hehe ya maklum aj. Kenalan ngerasa cocok, ngedate yah.. terserah mau nglakuin apa aj hehe, asal suka sama suka katanya hehe 😀

Yah moga aja indonesia gak seperti ini, katanya sih indonesia punya banyak budaya, nilai-nilai luhur, budi pekerti, sangat menghormati kesucian dan kehormatan wanita, ehhh apalagi mayoritas penduduknya kan juga muslim, dalam islam sendiri islam sangat menghargai wanita, menjaga wanita, dan slalu menjaga kesucian dan kehormatan wanita, tapi ya gak tau orang islamnya gimana hehe 🙂

Yang jelas klo aku baca dari survey2 terlepas dari benar ato tidaknya emang di Indonesia kayaknya udah banyak yah yang niru budaya sini “BEBAS” sering denger juga di berita, anak SMP, SMA pada upload video gak jelas, masak masih SMP aj udah kek gitu gimana gedhenya? Astagfirullah, inilah fitnah dunia, tapi aku yakin masih banyak masyarakat indonesia yang sadar akan hal itu.

Oleh karena itu saya pernah menulis mengenai KADO TERINDAH VALENTINE silahkan baca bagus koq, kemudian Al Kwangju TV juga sudah merilis kajian mengenai valentine dengan judul “Manjaga Kesucian Cinta”
silahkan bisa di saksikan hehe 😀 semoga bermanfaat 🙂 .